6 Tips Belajar Coding untuk Pemula yang Efektif

Afid ArifinBelajar Coding Otodidak, cara belajar coding untuk pemula saat ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara belajar coding otodidak bagi pemula ada yang lebih suka menonton video tutorial coding di YouTube, namun ada sebagian juga yang lebih suka membaca ebook dan buku pemrograman.

6 Tips Belajar Coding untuk Pemula yang Efektif

Lalu, bagaimana cara belajar bahasa pemrograman untuk pemula yang efektif? Berikut adalah beberapa tips dari saya bagi yang ingin belajar coding pemula yang bisa kalian terapkan.

Tentukan Metode Belajar Coding

Cara belajar coding pemula yang pertama adalah dengan menentukan metode belajar coding terlebih dahulu. Entah itu metode belajar dengan mentor atau dengan metode belajar coding otodidak.

Baik belajar coding dengan mentor dan belajar coding secara otodidak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika belajar dengan mentor biasanya materi yang disampaikan akan lebih terstruktur. Sedangkan jika belajar coding otodidak akan kesulitan untuk belajar secara terstruktur.

Pilih Waktu Belajar Coding yang Tepat

Memilih waktu untuk belajar coding untuk pemula sangat penting dilakukan. Sebagian orang memilih belajar coding di pagi hari itu lebih baik dibandingkan malam hari, dikarenakan otak masih fresh.

Sebagian lagi, belajar coding di malam hari itu merasa tingkat konsentrasi belajar lebih tinggi dibandingkan pagi hari. Hal ini dikarenakan suasana lingkungan yang sepi sangat mendukung untuk konsentrasi belajar coding pemula.

Saya pribadi juga lebih sering berlatih belajar bahasa pemrograman untuk pemula di waktu malam hari. Terutama di jam malam di atas pukul 00.00 WIB. Jadi, tentukan pilihanmu sekarang.

Amati Tiru Modifikasi (ATM)

Amati Tiru dan Modifikasi merupakan sebuah teknik efektif belajar coding untuk pemula yang sangat baik untuk diterapkan. Mulailah menerapkan teknik ATM ini dengan melihat contoh kode milik orang lain.

  1. Amati, silahkan dengan cara seksama struktur alur dari kode orang lain. Kalian dapat memulai untuk mengamati bagian paling atas hingga bawah cara kerjanya.
  2. Tiru, dalam artian meniru kode orang lain dengan cara mengetik ulang kodenya secara manual. Pastikan tidak menggunakan cara copy paste. Mengapa? Secara otomatis, otak juga akan mengingat-ingat secara alami proses penulisannya.
  3. Modifikasi, saat telah mengamati dan meniru kode milik orang lain, berikutnya adalah memodifikasi kode orang lain menjadi versi kalian.

Tentukan Jenis Developer

Sebelum belajar, pastikan tentukan tujuan kalian belajar coding untuk pemula. Silahkan tentukan tujuan kalian mau menjadi seorang backend developer, frontend developer, atau fullstack developer.

  1. Backend Developer, merupakan jenis programmer yang bekerja di balik layar suatu software. Seorang backend developer akan mengurusi segala sesuatu yang berhubungan dengan server dan memastikannya tidak ada kendala.
  2. Frontend Developer, merupakan jenis programmer yang bekerja yang mengurusi bagian layar. Biasanya developer jenis ini akan mengurusi segala sesuatu yang tampak oleh pengguna.
  3. Fullstack Developer, merupakan jenis programmer yang bekerja merangkap tugas backend developer dan frontend developer.

Selain menentukan jenis developer, menentukan mau masuk ke dunia apps developer atau web developer juga tidak kalah penting. Mengapa? Hal ini tak lain agar proses belajar coding pemula memiliki arah yang jelas.

Sumber Referensi

Pastikan saat belajar bahasa pemrograman untuk pemula harus memiliki sumber referensi yang jelas. Salah satu sumber referensi website belajar coding untuk pemula adalah Duniailkom.

Mengapa Duniailkom? Karena sumber materinya sangat terstruktur dan detail. Selain itu, tersedia juga ebook dan buku Duniailkom yang dijual dengan sangat terjangkau bagi pemula yang ingin belajar coding lebih terstruktur.

Pelajari Konsep Dasar Coding

Konsep dasar coding di berbagai bahasa pemrograman kurang lebih sama. Hal yang membuatnya berbeda adalah cara penulisannya saja. Oleh karena itu, mempelajari satu bahasa pemrograman terlebih dahulu merupakan pilihan tepat.

Mempelajari satu bahasa pemrograman dinilai lebih efektif dibandingkan dengan belajar banyak bahasa pemrograman. Tentu, hal ini akan membuat kita lebih fokus dalam belajar coding pemula.

Beberapa konsep dasar coding terdapat konsep struktur data, tipe data, string, struktur logika, variabel, konstanta, function hingga konsep operator penugasan di dalam bahasa pemrograman.

Konsep dasar tersebut akan selalu kita temukan di dalam bahasa pemrograman apapun. Oleh karena itu, sangat disarankan terlebih dahulu mempelajari satu bahasa pemrograman.

Kesimpulan

Tips di atas hanyalah sekelumit dari berbagai tips yang banyak bertebaran di internet. Namun, hingga sekarang tips pribadi saya ini selalu saya pakai dalam belajar coding untuk pemula.

Jadi, belajar coding untuk pemula dimulai darimana? Stop bertanya terus dan buka alat tempur codingmu sekarang. Pastikan kondisi psikologis kalian sedang dalam keadaan baik.

Terima kasih telah membaca dan semoga bermanfaat.

Bagikan Ke

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *